Assalamualaikum Bloggers
Malam mulai merayap di tanah Indonesia
Kembali lagi bersama saya pemilik blog Lawas MD2 (My Diary Depression)
Kali ini mostingin hal yang berguna bagi bangsa dan negara \(´▽`)/ #lebay
Ini Naskah drama yang saya susun dan rintih dari bawah
Gua sudah lebih dari setahun tidak nyusun naskah drama, tapi ya ceikdoott readers..
Moga berguna \(´▽`)/
Teka-Teki
99
Genre : Mystery, Detective
Rating : 15+
Author : Rafha 2
Disclaimer :
Cerita ini boleh dimodifikasi, diperbarui, ditambahkan sesuatu sesuai kehendak!
Saya berikan source cerita ini silahkan mau diubah cast karakternya karena nama
karakter yang saya pakai adalah palsu.
Warning : Karya
Original by Rafha -> Berantakan, OCC & Ngawur! Selamat Terhura!
Situasi 1 (@kelas – Raihan, Radit, Rangga,
Raisyah, Rahma)
Narator : Pagi yang cerah
di SMA 99, SMA yang memiliki 99 ruangan kelas berjumlah 99 ruangan ini terkenal
dengan bangunannya yang besar. Di salah satu kelasnya yaitu kelas XI IPA 3
berkumpullah siswa-siswinya. Mereka sedang asik mengobral cerita sampai
dimulailah percakapan ringan pada hari itu.
Raisyah : Pagi Rahma!! (tersenyum lebar)
Rahma : Pagi Raisyah! Ada
apa? Kok tumben pagi-pagi sudah pasang senyuman maut?
Raisyah : Ya iyalah,
katanya hari ini kan pengumuman murid terladan se-SMA 99. Masa kamu lupa?
Rahma : Oh iya, bener
juga. Hehehe, maaf akibat terbentur komet soalnya!
Raisyah : Ngaco deh, mana
ada komet sampai ke bumi. Lagian komet kok nabrak komet!
Rahma : Jadi maksudmu,
aku komet gitu?
Raisyah : Bukan aku yang
ngomong begitu loh. Kamu sendiri hehehe
Rahma : Ah dasar jahil!
Raisyah : Hehehe, maaf.
Narator :
Tiba-tiba Radit, Rangga dan Raihan masuk ke dalam kelas
Radit : Woi! Ada apa bu pagi-pagi sudah ngerumpi?
Raisyah : Enak saja! Siapa
juga yang nikah sama bapakmu, manggil-manggil Ibu segala!
Rahma : Iya benar, si
Radit ngawur! Otaknya perlu dimasukin ke bengkel sepertinya!
Radit : Enak aja, otak
kamu ntuh yang harusnya dimasukin ke kotak. Dikemas lalu di ekspor ke Antartika!
Rangga : Hahaha, kalian
ini lucu sekali!
Raihan : Daripada ribut pagi-pagi, mendingan ke
kantin yuk Dit, Rangga!
Raisyah : Mau kemana kamu Han?
Radit : Han, Han! Kamu pikir Raihan itu Hantu!
Hahaha!
Raihan : Cari angin Raisyah, suntuk di kelas!
Raisyah : Oh gitu yah, aku pikir kamu mau kabur
dari pengumuman?
Rangga :
Pengumuman? Pengumuman apa?
Rahma : Yah si Rangga
sudah kayak aki-aki! Pikun! Hari ini ada pengumuman siswa teladan se-SMA 99
kita ini. Semua sudah pada insomnia ya?
Rangga : Amnesia Rahma,
Amnesia! Haduh (geleng-geleng kepala)
Radit :
Ya kalau hanya itu kenapa kalian heboh pagi-pagi?
Rahma : Tahun lalu kan Raihan
yang jadi siswa teladan. Dan Raisyah urutan ke-dua. Tapi gua yakin, tahun ini Raisyah
yang akan jadi murid teladan.
Radit : Iya teladan.
Telat Datang Pulang Duluan Hahaha..
Raisyah : Dasar! Sarap
kamu Dit!
Radit&Rangga:
Lalu? Gua harus bilang WOW gitu?
Raisyah : Ya iyalah! Aku Raisyah,
kalah lagi dari Raihan untuk yang kedua kalinya? Tidak mungkin! Tahun lalu dia
hanya memiliki sedikit keberuntungan! Sedang tahun ini Dewi Fortuna akan
berpihak padaku.
Raihan : Ya Raisyah,
kalau mau gelar itu ambil saja. Aku juga tidak terlalu membutuhkannya.
Raisyah : Sombong banget
sih kamu! Mentang-mentang pernah menang kamu jadi sombong! Aku bakalan buktikan
kalau aku yang lebih baik dari kamu! Ingat itu Raihan!
Raihan : Terserah deh.
Bye! (keluar kelas)
Radit&Rangga : Bye! Hahaha
(mengikuti Raihan)
Situasi 2 (@kelas
– semua pemain kecuali Radit berperan sebagai Narator sementara)
Narator : Siangnya di SMA 99. Seperti yang telah
diberitahukan, hari itu mereka akan mendengarkan pengumuman siswa teladan
se-SMA 99 tahun 2013. Layaknya ajang bergengsi seluruh siswa berpartisipasi.
Tidak lain tidak bukan Pak Rahman selaku kepala sekolah yang akan menyampaikan
berita tersebut kepada murid-muridnya.
Pak Rahman : Selamat pagi
anak-anak!
Semua : Pagi Pak!
Pak Rahman : Hari ini bapak akan
mengumumkan siswa teladan se-SMA 99 tahun 2013. Namun berbeda dengan
tahun-tahun sebelumnya, ternyata daftar prestasi menunjukkan ada dua orang
siswa yang prestasinya akademik maupun non akademiknya sama.
Rangga : Siapa mereka
Pak?
Pak Rahman : Mereka adalah
Raihan dan Raisyah
Rangga : Lalu bagaimana
cara memutuskan yang terbaik diantara mereka Pak?
Pak Rahman : Sekolah akan
mengadakan tes otak kiri dan otak kanan. Dan sekolah memutuskan ini adalah persaingan
grup.
Raihan : Pak, saya tidak
keberatan kalau gelar itu diberikan saja pada Raisyah. Tidak perlu lagi ada tes
seperti ini.
Pak Rahman : Apa benar begitu
Raisyah?
Raisyah : Tidak Pak, saya
tidak menyetujui kemauan Raihan. Saya ingin membuktikan bahwa saya pantas
mendapatkan gelar itu setelah mengalahkan Raihan dalam tes ini kali ini.
Rahma : Kamu yakin Raisyah?
Bukankah ini kesempatan bagus, Raihan menyerah begitu saja dalam berkompetisi?
Raisyah : Aku lebih baik
kalah daripada mesti menang tanpa berperang Rahma.
Rahma : Berusahalah J
Pak Rahman : Baik, kalau
begitu. Tes akan dimulai. Raihan akan dibantu Radit dan Rangga. Sedang Raisyah
akan dibantu Rahma. Ini kertas tesnya. (memberikan dua amplop kepada Raihan dan
Raisyah)
Raihan&Raisyah :
Terima kasih Pak.
Narator : Teka –
teki ini pun dimulai
Situation 3
(@kelas – Rahma dan Raisyah)
Narator : Raisyah sibuk memutar kertas yang semenjak
kemarin dipegangnya. Sesekali diterawangnya kertas itu berharap ada sesuatu
yang bakal didapatkannya dari kertas itu. Tapi Nihil kertas itu tetap berisi
hal yang tidak dia mengerti.
Rahma : Raisyah, berhenti! Kamu buat aku
pusing!
Raisyah : Bagaimana tidak pusing Rahma? Ini
teka-teki yang aneh!
Rahma : Ya, Pak kepala
sekolah memang aneh. Aku mengira tes yang akan dilaksanakan adalah tes
tertulis, ternyata tes detektif yang aneh dan membingungkan. Coba bacain soalnya
sekali lagi?
Raisyah : Ini soalnya.
Hallo semua. Selamat datang pada tes misteri SMA 99. Kalian di wajibkan mencari
sebuah bunga di dalam semak 99. Saya akan memberi tahu kalian sebuah kode. Ini
adalah kode letak bunganya : 1952512119916120971715124. Nah, untuk mempermudah,
akan saya beri kalian kode "buang benda berharga di sana" dan lagi,
perlu diingat, saya telah memasang bom pada bunganya, untuk menjinakkannya,
kalian harus memasukkan kode. Kodenya berupa huruf, yaitu "benda berharga
yang telah dibuang dalam kode diatas. Oh iya jangan abaikan angka 47. Kalian
akan membutuhkannya. Siapa cepat dia dapat! Pak Rahman.
Rahma : Pak Rahman memang
jenius yang melebihi jenius! Apa maksudnya kata-kata yang membingungkan ini.
Bagaimana cara menyelesaikan teka – teki ini?
Raisyah : Aku juga belum mengerti
apa maksudnya bunga didalam semak. Angka-angka aneh ini dan bom? Apa Pak Rahman
kita sudah kurang waras?
Rahma : Entahlah Raisyah,
mungkin seperti itu. (keluar dari kelas)
Situasi 4 (@kelas
– Radit, Rangga dan Raihan)
Narator : Raihan, Radit
dan Rangga masuk ke dalam kelas. Mereka juga memegang kertas yang berisikan
tes. Tampaknya mereka merasa kebingungan yang sama.
Raihan : Sepertinya ini
tes yang lucu.
Rangga : Aku sependapat
denganmu Raihan.
Radit : Iya. Memang
soalnya lucu! Jika memang dari awal akan jadi seperti ini mengapa tidak dari
awal juga kita digabungkan?
Raihan : Ya sudahlah,
untuk memastikan ini, kita temui kedua gadis itu.
Radit&Rangga : (mengangguk
dan mereka keluar)
Situasi 5 (@kelas-
semua pemain)
Narator : Beberapa hari semenjak tes, belum ada yang
berhasil memecahkan tes itu. Akhirnya Raihan dan kelompoknya pergi menemui
kelompok Raisyah untuk mengkonfirmasi kecurigaan mereka.
Raihan : Raisyah..
Rahma :
Mau apa kalian kemari?
Radit :
Ini kelas kalian apa? Ini kelas kami juga!
Rangga :
Kasihan deh!
Raihan :
Sudahlah teman-teman. Raisyah, kamu sudah menemukan sesuatu?
Raisyah :
Belum. Memangnya kenapa?
Raihan :
Lihat ini (menyodorkan kertas). Coba kamu baca.
Raisyah : Hallo Raihan, Radit, Rangga. Selamat
datang pada tes misteri SMA 99. Raihan, ini tugasmu. Pecahkan kaca yang
tersembunyi. Andalkan senjatamu. Duri bukan berarti musuh, duri itu pelindung.
Ambil pelindungmu dan dapatkan jawabannya. Selamat berjuang!
Pak Rahman. Apa? Soalnya berbeda?
Dan soal macam apa ini?
Raihan : Kalau boleh diterjemahkan mungkin artinya
seperti ini. Andalkan Senjata itu maksudnya Radit, Rangga dan Rahma. Mereka
akan membantu memecahkan misteri ini. Duri itu kamu, pesaingku saat ini.
Berarti aku akan bekerja sama denganmu dalam memecahkan misteri ini.
Raisyah : Apa-apa’an ini? Apa maksud dari semua
ini?
Raihan : Entahlah, mungkin Pak Pak Rahman tidak
ingin kita berdua kalah. Jadi kita semua harus bekerja sama untuk teka-teki
ini.
Raisyah : Tapi..
Rahma : Sudahlah Raisyah. Terima saja tawaran
Raihan. Mungkin lebih baik kita bekerja sama untuk mengalahkan misteri aneh ini.
Dengan kode yang tidak jelas.
Radit : Betul Raisyah, kami tidak ada niat
buruk. Hanya penasaran dengan misteri yang satu ini.
Rangga : Apa lagi kami tahu, soal yang
sebenarnya ada ditangamu. Kami ingin tahu, benar-benar ingin tahu.
Raihan : Jadi bagaimana Raisyah? Kamu bersedia?
Raisyah : Ya.. dengan terpaksa. Ini Rangga, kamu
bacakan kodenya. Dan yang lain kita berfikir bersama – sama.
Rangga : Kode pertama carilah bunga didalam
semak 99? Maksudnya apa yah?
Radit : Mungkin kita memang harus mencari bunga
di semak sekolahan kita? Tapi di sekolah kita tidak ada semak – semaknya.
Rahma : Mungkin maksudnya bukan seman – semak
Dit. Dia pasti menyembunyikan sesuatu dari kata-kata ini.
Rangga : Mungkin maksudnya kita harus mencari
bunga atau sesuatu di semak atau di dalam ruangan di SMA kita ini.
Raihan : Ya Rangga, kemungkinannya seperti itu.
Raisyah : Apa? Tidak salah? Bukannya ruangan di
sekolah kita berjumlag 99. Dan akan butuh waktu lama mengeceknya satu persatu.
Itu bukan pekerjaan yang gampang (membanting meja)
Raihan : Sabar Raisyah, kalau dengan begini
tidak akan menyelesaikan misteri kita. Ayo perhatikan kode selanjutnya. Coba
bacakan lagi Rangga.
Rangga : Bunganya terletak pada kode : 1952512119916120971715124
Radit : Hey itu mudah. Kita tinggal menyusun
angka-angka itu kedalam abjad. Sabar akan aku perlihatkan caranya. 19 untuk huruf
S, 5 untuk huruf E dan seterusnya. Sebentar akan ku susun. Berhasil! Ini dia
hasil rangkaiannya. “SEBELASIPA3GOLD”
Raihan : Semakin jelas. Ini lebih mudah dari
yang aku perkirakan.
Rahma : Luar biasa, aku tidak memikirkan hal
ini sebelumnya.
Raisyah : Ya, ternyata benda itu ada di sini. Di
kelas kita. Dan bom itu juga disini. Matilah kita.
Rahma : Jangan menakut – nakuti Raisyah. Aku
jadi takut beneran.
Raihan : Sudahlah. Kita mesti cepat. Kode selanjutnya
Rangga!
Rangga : Nah, untuk mempermudah, kuberi kalian
kode "buang benda berharga disana" dan lagi, perlu diingat, aku telah
memasang bom pada bunganya, untuk menjinakkannya, kalian harus memasukkan kode.
Kodenya berupa huruf, yaitu "benda berharga yang telah dibuang dalam kode
diatas.
Rahma : Buang benda berharga disana?
Radit : Apanya yang berharga dari kata – kata
SEBELASIPAS3GOLD
Rahma : Radit kamu betul! Barang berharganya
pasti GOLD! Emas! Iya kan?
Raisyah : Iya benar Rahma. Tapi emas untuk apa?
Rahma : Aku pikir bom itu memerlukan kode untuk
dijinakkan. Mungkin kodenya GOLD! Atau 7-15-12-4? Benar?
Raisyah : Kau benar Rahma! Kau pintar!
Rahma : Terima kasih Raisyah.
Raihan : Jangan senang dulu. Dimana letak bunga
dan bom itu? Kode selanjutnya Rangga.
Rangga : Oh iya jangan
abaikan angka 47. Kalian akan membutuhkannya.
Raihan : Membingungkan
47? Apa maksudnya?
Radit : Tahun kelahiran Pak
Rahman mungkin Raihan!
Raihan : Tidak bukan
begitu. Raisyah, Pak Rahman kita mengajar pelajaran apa?
Raisyah : Kimia Han.
Astaga! Han.. Jangan-jangan..
Raihan&Raisyah: Iya.. sepertinya. (berlari menuju meja guru yang
berwarna perak)
Raisyah : Sudah aku duga.
Pasti ini!
Raihan : Ya Nomor atom 47
itu Ag. Ag adalah perak!
All : Dan ya disini
memang ada kotak perak yang sudah lama dibiarkan karena tidak diketahui kata
sandinya.
Radit : Mungkin GOLD
atau 7 – 15 – 12 – 4 adalah kata sandinya.
Raihan : Kalau begitu
biar aku coba membukanya. Ya! Terbuka! Ini benar!
Raisyah : Ini ada kertas
di dalamnya.
Raihan : Biar aku baca. Kalian
hebat. Kalian semua pemenangnya. Sebelas IPA Tiga kalian harus tahu, kalian
hebat. Tidak penting siapa yang unggul dari siapa. Yang penting kerja sama,
kekompakan dan kegigihan kalian memecahkan masalah. Dengan bersama kalian bisa.
Maju terus Sebelas IPA Tiga.
Pak Rahman
Raisyah : Hehehe, dasar Pak
Rahman memang jenius yang aneh. Hanya untuk itu dia membiarkan kita pusing
dalam teka-teki yang juga aneh ini. Aku minta maaf ya Raihan, untuk perlakukan
kasarku sebelumnya.
Raihan :
Tidak masalah. Kita bersahabat sekarang?
Raisyah : Ya.
Radit,Rangga&Rahma : Sahabat! Kami juga! :D
Narator : Mulai hari itu
mereka berjanji akan memulai persahabatan yang lebih erat lagi tanpa persaingan
negatif yang merugikan. Mereka berjanji untuk terus kompak menggapai cita –
cita mereka masing-masing. Itulah akhir dari TEKA – TEKI 99.
Okeh?
Hehehe.. Endingnya Gak Asik, Gantung, Parah, Payah, Occ Banget. Silahkan di
EDIT seperlunya. Kalau Pengen Protes Saya Terima, Kirimkan Saja Ke e-mail Saya : Afifah.Rezki@Gmail.Com
Sipp saya pamit
pembaca..
Salam
Rafha 23
Tidak ada komentar:
Posting Komentar