Dikala Fajar
Ketika fajar mulai muncul dari ufuk timur
Burung-burung berkicau riang menyambutnya
Tetesan embun didaun menambah segar
Dedaunan berdecik, riuh suaranya
Aku punya mimpi, kita punya mimpi
Ku susuri tiap pagiku ke sekolah
Langkah-langkah kecil ku tempa diatas bumi
Ku perhatikan indahnya anugerah Tuhan
Pohon-pohon tumbuh hijau, tegak, tinggi
Daun-daun tuanya, lemah, berguguran
Hembusan angin pagi dikala fajar
Menambah kesenangan jiwa yang segar
Ku pikul tas merah kecilku
Ku lalui jalan menuju gudangnya ilmu
Walau kadang ku lihat lingkunganku rusak
Salah siapakah ini?
Dibabad, dipotong, dihancurkan
Ditebang pohon-pohon tanpa kenal ampun
Tak perduli ada yang harus kehilangan tempat
tinggal
Masih adakah yang perduli tentang itu?
Bukan aku manusia tak punya hati
Ku lakukan hal-hal kecil yang bisa ku kerjakan
Ku tanami pohon dan bunga di pekarangan
Membuat elok hati yang melihat
Bukan aku manusia tak punya hati
Karena tak ku biarkan tanahku gundul
Tuhan tanahku ini begitu indah
Tolong bantu aku menjaganya
Dikala
Fajar oleh : Rezki Afifah (XI IPA 1)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar