Siapakah Iblis itu?
Iblis dahulunya merupakan pemimpin dari para Malaikat yang tinggal di langit.
Dia beribadah kepada Allah SWT selama ratusan ribu tahun hingga diberi
karunia oleh Nya berupa wajah yang sangat tampan dan berpenampilan fisik
sangat indah. Dalam suatu riwayat menyebutkan, karena begitu taatnya
Iblis saat itu kepada Allah SWT, sampai-sampai dia memiliki 600 sayap
yang menyamai jumlah sayap yang dimiliki pemimpin para malaikat, Jibril as.
Kejatuhan Iblis dimulai saat Allah SWT menciptakan nabi Adam as
sebagai khalifah di planet bumi. Iblis pun dengki dan bersaksi di
hadapan Allah SWT, bahwa dia lebih mulia dari Adam as karena dia
diciptakan dari api. Dia merasa dengki kepada Adam as yang telah
menikmati karunia besar berupa penghormatan dari Allah dan para malaikat
sejak pertama kali dirinya diciptakan, sementara Iblis harus bekerja
keras dengan beribadah selama ratusan ribu tahun untuk mencapai
posisinya yang sekarang. Iblis pun mengingkarinya. Sejak saat itu iblis
menjadi musuh utama yang sebenar-benarnya bagi anak cucu Adam as (umat
manusia) hingga hari Kiamat nanti.
Berikut kronologis kejadiannya yang diabadikan dalam Alqur’an.
Kemudian Allah memerintahkan kepada para malaikat, “Sujudlah
kalian kepada Adam! lalu mereka pun sujud. Kecuali Iblis. Dia enggan
dan menyombongkan dirinya. Jadilah dia termasuk golongan yang ingkar
(kafir).” (QS Al A’raaf : 12 – 18)
Allah berfirman, “Apakah yang menghalangimu untuk bersujud kepada Adam ketika Aku memerintahkanmu?”
Iblis menjawab, “Aku lebih baik dari dia. Engkau ciptakan aku dari api sedangkan Engkau ciptakan dia (Adam) dari tanah.”
Allah berfirman, “Turunlah kamu darinya (Surga),
karena kamu tidak sepatutnya menyombongkan diri di dalamnya. Maka
keluarlah! Sesungguhnya kamu termasuk (golongan) yang hina.”
Dia pun meminta kepada Allah untuk menangguhkan kematiannya hingga hari kiamat. Iblis dendam kepada manusia, sebagai keturunan
nabi Adam as, karena kehadirannya, obsesinya jadi makhluk nomor satu
sepanjang masa jadi buyar. Iblis mempunyai keturunan dari bangsa jin
yang disebut Setan. Setelah diberi waktu tangguh, seluruh jin dan
manusia yang menjadi pengikutnya; berbuat maksiat, melawan Allah, dan
memelihara keangkuhan dan kebakhilan, juga disebut Setan.
Iblis berkata, “Beri tangguhlah saya sampai waktu mereka dibangkitkan (hari Kiamat).”
Berfirman Allah, “Sesungguhnya kamu termasuk yang orang-orang diberi tangguh.”
Iblis bersumpah, “Karena Engkau telah menghukumi saya
tersesat, saya SUNGGUH-SUNGGUH akan menghalangi mereka dari jalan
Engkau yang lurus (Shirathal Mustaqim). Kemudian saya akan mendatangi
mereka dari depan dan dari belakang, dari kanan dan kiri mereka. Engkau
tidak akan menemukan mayoritas dari mereka (ke dalam golongan) yang
bersyukur.”
Allah berfirman, “Keluarlah kamu darinya (surga)
sebagai yang terhina lagi terusir. Sesungguhnya siapa saja di antara
mereka (manusia dan jin) yang mengikuti (jejak) kamu, Aku akan
benar-benar mengisi neraka Jahannam itu dengan kalian.”
Saat dikutuk, wajahnya yang semula luar biasa tampan, menjadi luar biasa
buruk, mirip wajah kambing yang cacat. Diapun memiliki tanduk dan
wajahnya sendiri ada banyak di beberapa bagian tubuhnya. Wujudnya yang
buruk rupa itu sebagai simbol keangkuhan dan kedengkiannya di hadapan
Yang Maha Kuasa, dan sebagai persaksian dirinya sebagai raja dari
makhluk-makhluk yang dimurkaiNya.
Iblis juga berhasil mengukir prestasi dalam sejarah, sebagai makhluk
yang pertama kali berbohong di alam semesta ini, dengan membohongi nabi
Adam as beserta istrinya Siti Hawa agar mau memakan buah Khuldi yang
terlarang untuk dimakan. Dia menjelaskan kepada keduanya, siapa saja
yang memakan buah itu, akan menjadi abadi di dalam surga.
Dalam sebuah kitab karangan Imam al-Ghazali disebutkan bahwa Iblis
sebelum dilaknat oleh Allah, bernama asli Azazil. Dia memiliki banyak
nama/julukan, dari prestasinya beribadah kepada Allah SWT selama ratusan
ribu tahun, yaitu:
* Langit pertama Azazil dikenal sebagai al-Abid (ahli ibadah)
* Langit kedua Azazil dikenal sebagai ar-Raki (ahli ruku) karena prestasinya selalu sempurna dalam rukunya
* Langit ketiga Azazil dikenal sebagai as-Saajid (ahli sujud) karena prestasinya selalu sempurna dalam sujudnya
* Langit keempat Azazil dikenal sebagai al-Khaasyi (selalu merendah dan takluk kepada Allah) salah satu makhluk
Allah yang paling taat setelah para malaikat sebelum dia dikutuk
oleh Allah SWT atas keangkuhan dan kedengkiannya kepada nabi Adam as
* Langit kelima Azazil dikenal sebagai al-Qaanit (selalu ta’at) sebelum dia bertemu dengan Adam as
* Langit keenam Azazil dikenal sebagai al-Mujtahid (bersungguh-sungguh dalam beribadah)
* Langit ketujuh Azazil dikenal sebagai az-Zahid (sederhana dalam menggunakan sarana hidup)
Kisahnya
Iblis berkata, Wahai Muhammad, aku tidak bisa menyesatkan orang, aku
hanya bisa membisikkan dan menggoda. Jika aku bisa menyesatkan maka
tidak akan tersisa seorangpun, sebagaimana dirimu, kamu tidak dapat
memberikan hidayah sedikitpun. Engkau hanya Rasul yamg menyampaikan
amanah . Jika kau bisa memberi hidayah maka tak ada seorangpun yang
kafir di muka bumi ini. Bahkan engkau hanya bisa menjadi penyebab untuk
orang yang telah ditentukan sengsara hidupnya.
Orang bahagia adalah orang yang telah ditulis bahagia sejak di perut
ibunya, sedangkan orang yang sengsara adalah orang yang telah ditulis
sengsara sejak dalam kandungan.
(Hadits riwayat, Muadz bin Jabal ra & dari Ibnu Abbas ra.)
Allah SWT berfirman,
وَلَوْ شَاءَ رَبُّكَ لَجَعَلَ النَّاسَ أُمَّةً وَاحِدَةً وَلا يَزَالُونَ مُخْتَلِفِينَ ١١٨
إِلا مَنْ رَحِمَ رَبُّكَ وَلِذَلِكَ
خَلَقَهُمْ وَتَمَّتْ كَلِمَةُ رَبِّكَ لأمْلأنَّ جَهَنَّمَ مِنَ
الْجِنَّةِ وَالنَّاسِ أَجْمَعِينَ ١١٩
Artinya:
118. Jikalau Tuhanmu menghendaki, tentu Dia menjadikan manusia umat yang satu, tetapi mereka Senantiasa berselisih pendapat,
119. kecuali orang-orang yang diberi rahmat oleh Tuhanmu. dan untuk
Itulah Allah menciptakan mereka. kalimat Tuhanmu (keputusan-Nya) telah
ditetapkan: Sesungguhnya aku akan memenuhi neraka Jahannam dengan jin
dan manusia (yang durhaka) semuanya.
(QS. Hud :118-119)
Allah SWT berfirman,
مَا كَانَ عَلَى النَّبِيِّ مِنْ
حَرَجٍ فِيمَا فَرَضَ اللَّهُ لَهُ سُنَّةَ اللَّهِ فِي الَّذِينَ خَلَوْا
مِنْ قَبْلُ وَكَانَ أَمْرُ اللَّهِ قَدَرًا مَقْدُورًا٣٨
Artinya:
"Tidak ada suatu keberatanpun atas Nabi tentang apa yang telah
ditetapkan Allah baginya. (Allah telah menetapkan yang demikian) sebagai
sunnah-Nya pada nabi-nabi yang telah berlalu dahulu dan adalah
ketetapan Allah itu suatu ketetapan yang pasti berlaku.."
(QS.Al Ahzab :38)
Wahai Muhammad Rasulullah, takdir telah ditentukan dan tinta pena telah
lama kering . Maha suci Allah yang telah menjadikanmu pemimpin para nabi
dan Rasul , pemimpin penduduk surga dan telah menjadikan aku pemimpin
penduduk neraka jahanam .
Aku ini si celaka terusir. Inilah yang ingin aku sampaikan kepadamu dan aku tak berbohong.
10 Permintaan Iblis Kepada Allah Swt adalah sebagai berikut:
1. Aku meminta agar Allah membiarkanku berbagi alam harta dan anak
manusia ,Allah mengizinkan " Berbagilah dengan manusia dalam harta dan
anak. Dan janjikanlah mereka (tetapi) tidaklah janji setan kecuali semua
itu tipuan"(QS.Al Isra-64)
Aku akan makan dari harta yang tidak dizakatkan.Aku juga makan makanan
haram yang bercampur dengan riba . ku makan juga makanan yang tidak
dibacakan atas nama Allah
2. Aku minta agar Allah membiarkanku ikut bersama dengan orang-0orang
yang berhubungan (bersetubuh) dengan istrinya tanpa berlindung kepada
Allah. Setan akan ikut bersamanya dan anak yang dilahirkan akan sangat
patuh kepada setan.
3. Aku minta agar aku bisa ikut bersama dengan orang yang menaiki kendaraan yang berjalan tidak untuk tujuan yang halal.
4. Aku minta agar Allah menjadikan kamar mandi sebagai rumahku.
5. Aku minta agar Allah menjadikan pasar sebagi masjidku.
6. Aku minta agar Allah menjadikan sya'ir ( dari penyair) sebagai qur'anku.
7. Aku meminta agar Allah menjadikan pemabuk sebagai teman tidurku.
8. Aku meminta agar Allah memberikanku saudara , yaitu orang yang
membelanjakan hartanya untuk maksiat . Allah berfirman "Orang yang boros
adalah saudara-saudara setan."
(QS.Al Isra' 27)
9. Aku minta agar Allah membuatku bisa melihat manusia sementara mereka tidak bisa
melihatku. (dengan seizin Allah hanya sebagian saja yang bisa melihatku)
10. Aku meminta agar Allah memberiku kemampuan untuk mengalir dalam
aliran darah manusia. Allah menjawab " silahkan " dan aku bangga dengan
kemampuan tersebut hingga hari kiamat. sebagian besar manusia bersamaku
dihari kiamat.
Iblis lalu melanjutkan “Wahai Muhammad, aku tak bisa
menyesatkan orang sedikitpun. Aku hanya bisa membisikkan dan menggoda.
Jika aku bisa menyesatkan, tak akan tersisa walau seorang pun di planet
ini untuk beriman kepada Allah SWT. Sebagaimana dirimu sendiri. Tidak
bisa memberikan hidayah sedikitpun. Engkau hanyalah rasul yang
menyampaikan amanah. Jika engkau bisa memberikan hidayah (petunjuk
keimanan), tak akan ada satupun kaum kafir di muka bumi ini. Aku hanya
bisa menjadi penyebab untuk orang yang telah ditentukan sengsara
hidupnya. Orang yang bahagia adalah orang yang telah ditulis bahagia
sejak di perut ibunya. Orang yang sengsara adalah orang yang telah
ditulis sengsara semenjak dalam kandungan ibunya.”
Rasulullah SAW lalu membaca ayat “Mereka akan terus berselisih kecuali
orang-orang yang dirahmati oleh Allah SWT” (QS Hud :118 – 119)
dan “Sesungguhnya ketentuan Allah pasti berlaku” (QS Al-Ahzab : 38)
Sebagai penutup, Iblis berkata lagi “Wahai Muhammad
rasulullah, takdir telah ditentukan dan pena takdir telah kering. Maha
Suci Allah yang menjadikanmu pemimpin para nabi dan rasul, pemimpin
makhluk-makhluk yang beruntung, pemimpin penduduk Surga. Maha Suci Allah
yang telah menjadikan aku pemimpin makhluk-makhluk yang merugi, dan
pemimpin penduduk Neraka. Akulah orang yang celaka dan terusir. Ini yang
ingin aku sampaikan kepadamu dan aku tak berbohong kepadamu saat ini”.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar